Selamat datang, ... selamat bertemu kembali, teriring salam sehat sejahtera sukses selalu
Kali ini akan disajikan materi tentang "Modul Simkomdig-1 Pengenalan Peta Minda"
selamat ber-literasi, ... selamat belajar
BAB
2
PENGGALIAN IDE
A.
Logika
dan Algoritma
B.
Menggali Ide
C.
Peta Minda
Salah satu cara untuk memvisualkan proses berpikir adalah dengan menggunakan peta
minda (peta minda). Peta Minda dibuat oleh Tony Buzan tahun 1974 berdasarkan cara kerja otak kita dalam menyimpan informasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa otak kita menyimpan informasi dalam sel-sel saraf dalam
bentuk cabang-cabang
sehingga jika dilihat sekilas, akan tampak seperti bentuk pohon dengan cabang dan rantingnya. Peta
minda membantu kita untuk
memahami suatu hal yang kompleks, cukup dengan
satu gambar. Sifatnya yang divergen dan membentuk cabang dan ranting dalam bentuk
hierarki membantu kita secara alami dan pelan-pelan membuat peta pemikiran
tentang suatu hal.
Peta minda dapat dibuat dengan atau tanpa perangkat
lunak. Jika memanfaatkan
perangkat lunak, beberapa perangkat lunak
yang dapat diinstal pada komputer dan berlisensi open source, yaitu FreeMind atau XMind. Cobalah
untuk berkolaborasi dengan kawan yang berada di sekolah lain menggunakan www.mindmup.com.
Gambar 1. Contoh peta
minda alat transportasi
Menurut Buzan, metode peta
minda dapat bermanfaat untuk:
1) Merangsang bekerjanya otak kiri dan otak kanan secara sinergis.
2) Membebaskan diri dari seluruh jeratan aturan ketika mengawali belajar.
3) Membantu seseorang mengalirkan
gagasan tanpa hambatan.
4) Membuat rencana atau kerangka cerita.
5) Mengembangkan sebuah ide.
6) Membuat perencanaan sasaran pribadi.
7) Meringkas isi
sebuah Bahan Ajar.
8) Menyenangkan dan mudah diingat.
Selain itu, metode ini dapat dimanfaatkan
untuk berbagai bidang, termasuk bidang pendidikan.
Menurut Michael Michalko, kegunaan metode peta minda antara lain sebagai berikut.
1)
Memberi pandangan menyeluruh pada permasalahan pokok.
2)
Merencanakan rute atau kerangka
pemikiran suatu karangan.
3)
Mengumpulkan sejumlah besar data di suatu tempat.
4)
Mendorong pemecahan masalah
dengan kreatif.
Membuat peta minda untuk memvisualkan ide/gagasan bukanlah sesuatu yang sulit.
Berikut langkah sederhana memvisualkan gagasan tentang liburan keluarga.
1.
Buat Subjek (Judul)
Langkah pertama, tentukanlah subjek (judul yang akan dibahas).
Tuliskanlah di bagian tengah peta minda karena subjek ini akan menjadi center
dalam peta minda Anda.
Gambar 2. Langkah-1 Topik
1.
Buat Cabang-Cabang Utama
Selanjutnya
tulislah ide-ide yang terlintas yang terkait dengan subjek,
misalnya:
1)
Aktivitas apa saja
yang
ingin dilakukan?
2)
Apa saja perlengkapan yang perlu dipersiapkan?
3)
Siapa saja yang akan diajak ikut serta?
4)
Kemana saja tujuan perjalanan liburan kali ini?
Dalam contoh
berikut,
dibuat
4
cabang
utama yang
terdiri
dari: aktivitas, perlengkapan, siapa, dan tujuan.
Gambar 3. . Langkah-2 Cabang-cabang Utama
1.
Kembangkan Cabang-Cabang Utama
Setelah cabang-cabang
utama dibuat, langkah selanjutnya adalah
melebarkan cabang
utama. Cabang-cabang utama yang telah dikembangkan juga dapat
dikembangkan jika
ada ide-ide yang lebih rinci lagi
yang perlu dituangkan.
Gambar 3. . Langkah-2 Cabang-cabang Utama
1.
Kembangkan Cabang-Cabang Utama
Setelah cabang-cabang
utama dibuat, langkah selanjutnya adalah
melebarkan cabang
utama. Cabang-cabang utama yang telah dikembangkan juga dapat
dikembangkan jika
ada ide-ide yang lebih rinci lagi
yang perlu dituangkan.
Gambar 5. Contoh sketsa tangan peta minda (Sumber: Dokumen Kemendikbud)
Gambar 6. Peta minda Meja (Sumber: Dokumen
Kemendikbud)
Demikian, selamat belajar ... salam