Jumat, 12 Maret 2021

Modul Ringkas PID Olah-Kata (Microsoft Word)

Microsoft Word merupakan program aplikasi pengolah kata (word processor) yang yang biasa digunakan untuk membuat laporan, membuat dokumen berbentuk surat kabar, membuat label surat, membuat table pada dokumen, dan masih banyak lagi dukumen-dokumen lain yang biasa dibuat dengan menggunakan Ms Word. User interface di Ms Word adalah berbentuk GUI (Graphics User Interface)

 


Gambar-1. Fitur-fitur yang tersedia dalam Microsoft Word

Sumber : http://sumberbelajar.seamolec.org/Media/Dokumen/59bf426e865eac3d2810b286/d6450408222fdd88b27578da4af5484f.pptx

 

Quick Access Toolbar , Kumpulan tombol pintas yang sering digunakan untuk perintah umum. Bisa ditambah maupun dikurangi, namun secara default terdiri dari Save, Undo, dan Redo.  

Ribbon, Berisi kumpulan tab yang sudah disusun berdasarkan kategori tertentu, misalnya Home, Insert, Design. Pada masing-masing tab berisi beberapa kelompok perintah, misalnya Font, Paragraph, Styles 

Title, Menampilkan nama dokumen yang sedang dibuka. 

Help, Bantuan yang dapat digunakan pengguna terkait Ms. Word 2013.

Ribbon Display Options, Pilihan untuk mengatur tampilan Ribbon 

Minimize,Digunakan untuk meminimalkan tampilan dokumen. 

Restore down/ Maximize, Restore down digunakan mengembalikan tampilan dokumen dari full screen.

Maximize, digunakan untuk mengembalikan tampilan dokumen ke full screen. 

Close, Menutup dokumen. 

Account Access , Digunakan untuk masuk ke akun Microsoft. 

Ruler, Berada di bagian atas dan di bagian kiri yang berfungsi untuk membuat lebih mudah dalam menyesuikan dokumen secara presisi.  

Scroll Bar, Berada di bagian bawah dan bagian kanan yang berfungsi untuk menggeser tampilan ke atas bawah atau kanan kiri. 

Page Number in Document, Menunjukkan halaman yang sedang diakses dari keseluruhan halaman.  

Word count, Menunjukkan jumlah kata yang ditulis dalam dokumen.  

Proofing check, Digunakan untuk memeriksa kesalahan ejaan kata.  

Language, Pilihan bahasa yang digunakan dalam penulisan dokumen.

Read Mode, Pilihan untuk menampilkan mode baca. Pada tampilan ini semua perintah edit dinonaktifkan (hidden), sehingga tampil penuh pada layar. Memungkinkan dapat membaca dari halaman satu ke halaman lain memanfaatkan tanda panah di kanan dan kiri halaman.  

Print Layout, Merupakan tampilan mode standar dokumen, yang dapat membuat atau mengedit dokumen. Terdapat page breaks di antara halamannya yang menunjukkan bagaimana dokumen terlihat ketika dicetak. 

Webpage Layout, Pilihan untuk menampilkan dokumen ke mode situs (website) dengan menghapus page breaks.  

Zoom Control, Digunakan untuk memperbesar atau memperkecil tampilan dokumen.

Dengan memanfaatkan fitur-fitur yang tersedia pada perangkat lunak tersebut, kita dapat melakukan berbagai membuat paragraf atau pengaturan naskah, misalnya dengan memanfaatkan fitur berikut ini :

 

1. Page Layout

Untuk mengatur tata letak dokumen, hal pertama yang perlu diketahui adalah orientasi halaman vertikal (portrait) atau horisontal (landscape). Mengatur orientasi halaman dapat dilakukan dengan cara sebagai berikut.

a. Pilih tab PAGE LAYOUT.

b. Klik Orientation.

c. Pilih Portrait atau Landscape untuk mengubahorientasi halaman.

 

Gambar-2. Mengubah Orientasi Halaman

Sumber : http://sumberbelajar.seamolec.org/Media/Dokumen/59bf426e865eac3d2810b286/d6450408222fdd88b27578da4af5484f.pptx

 

Selain pengaturan orientasi, juga perlu mengetahui ukuran kertas yang akan digunakan untuk mencetak dokumen tersebut. Standar ukuran kertas adalah sebagai berikut

 

Nama Metrik

Ukuran mm

Ukuran inci

 

 

 

A5

148 mm x 210 mm

5.8” x 8.3”

 

 

 

A4

210 mm x 297 mm

 

210 mm x 297 mm

 

8.3” x 11.7”

A3

 

 

297 mm x 420 mm

 

11.7” x 16.5”

A2

 

 

420 mm x 594 mm

 

16.5” x 23.4”

A1

 

 

594 mm x 841 mm

 

23.4” x 33.1”

A0

 

 

841 mm x 1189 mm

 

33.1” x 46.8”

Kwarto/Letter

215,9 mm x 279,4 mm

8,5” x 11”

 

 

 

Folio/Legal/Ledger

215,9 mm x 355,6 mm

8,5” x 14”

 

 

 

 

Pada saat ini yang digunakan sebagai ukuran standar adalah A4, oleh karena itu Microsoft Word menyediakan A4 sebagai ukuran baku. Apabila ingin mengganti ukuran kertas, lakukan cara sebagai berikut.

a. Pilih tab PAGE LAYOUT.

b. Klik Size.

c. Pilih ukuran kertas yang dikehendaki.

Setelah memahami berbagai jenis ukuran kertas untuk pengaturan tata letak dokumen, perlu diperhatikan berbagai patokan, antara lain ukuran margin (tepi, batas) atas/bawah/kiri/kanan, jenis dan ukuran font, spasi antarbaris, dan indentasi.


Gambar-3. Page Layout

Sumber : http://sumberbelajar.seamolec.org/Media/Dokumen/59bf426e865eac3d2810b286/d6450408222fdd88b27578da4af5484f.pptx

 

Tabel  5margin standar

 

Left

Kanan/ Right

Atas/ Top

Bawah/ Bottom

Normal

2,54 cm

2,54 cm

2,54 cm

2,54 cm

Sempit / Narrow

1,27 cm

1,27 cm

1,27 cm

1,27 cm

Moderat / Moderate

1,91 cm

1,91 cm

2,54 cm

2,54 cm

Lebar / Wide

5,08 cm

5,08 cm

2,54 cm

2,54 cm

Cermin / Mirrored

Inside 2,54 cm

Outside 3,18 cm

2,54 cm

2,54 cm

 

 

Selain patokan yang telah ditentukan tersebut, pengaturan tata letak dokumen terkait pula dengan fungsi dan keindahan

 

Orang menyimpan dokumen cetak sering menggunakan perforator. Jika tidak dicermati, lubang perforator akan mengganggu tampilan dokumen, mungkin ada huruf yang hilang karena tertembus lubang perforator. Untuk mengantisipasi, gunakan fitur Gutter yang terdapat pada tab PAGE LAYOUT - Margins  Custom Margins  Gutter.




Gambar-4. Page Layout

 

2. Font

Fitur untuk pengaturan font dalam perangkat lunak pengolah kata dikelompokkan jadi satu dalam kelompok font. Kelompok tersebut memiliki berbagai pilihan untuk pemformatan font pada suatu teks dokumen, misalnya mengatur jenis font, ukuran font, atau warna.

Perhatikan contoh perubahan font berikut ini!

No.       Perubahan                                          Tampilan Font  

1          Font = Times New Roman, Size = 10   Simulasi Digital 

2          Font = Lucida Handwriting                Simulasi Digital 

3          Font size = 14                                     Simulasi Digital 

4          Increase font Size (), size = 11            Simulasi Digital 

5          Font Color () = Merah                         Simulasi Digital 

6           Text Highlight Color () = Kuning      Simulasi Digital 

7           Bold (B)                                                         Simulasi Digital 

8           Italic ( )                                                          Simulasi Digital 

9          Underline (U)                                      Simulasi Digital 

10        Change Case = UPPERCASE   SIMULASI DIGITAL

 

Untuk mengubah font seperti tampilan di atas, dapat diatur dengan menggunakan cara sebagai berikut.

a. Pilih teks yang akan diubah dengan cara blok teksSimulasi Digital.

b. Di tab Home, kelompok Font, pilih salah satu format yangdiinginkan, yaitu:

1)       1)       Untuk mendapatkan jenis font menjadi Lucida Handwriting, klik panah ke bawah pada jenis Font, pilih font yang diinginkan.

Gambar-5. Memilih Jenis Font

 

 2)      Untuk mengubah ukuran font menjadi 14, klik panah ke bawah pada Font Size, pilih ukuran yang diinginkan.

3)      Untuk menaikkan satu tingkat font dari sebelumnya (ukuran 10), klik Increase Font Size, dengan shortcut CTRL + Shift + >. Font akan naik satu tingkat dari font sebelumnya.

4)         Jika ingin menurunkan satu tingkat, klik Decrease Font Size di sebelah kanannya, shortcut CTRL + SHIFT + <.

5)      Untuk memberi warna font menjadi merah, klik Font Color dan pilih warna yang diinginkan.

6)      Untuk menebalkan font, klik Bold atau dengan menekan tombol (CTRL + B).

7)      Untuk memiringkan font, klik Italic atau dengan menekan tombol (CTRL + I).

8)      Untuk menggarisbawahi font, klik Underline atau dengan menekan tombol (CTRL + U).

6)       9)      Untuk mengubah font menjadi semua kapital (All Caps), klik Change Case maka akan muncul drop down menu. Klik perubahan yang diinginkan. Atau dengan menekan tombol SHIFT + F3 berkali-kali hingga muncul perubahan yang diinginkan

 

Gambar-6. Mengubah FontMenjadi Kapital

Sumber : http://sumberbelajar.seamolec.org/Media/Dokumen/59bf426e865eac3d2810b286/d6450408222fdd88b27578da4af5484f.pptx

 

3. Paragraf

Paragraf merupakan bagian bab dalam suatu karangan yang biasanyamengandung satu ide pokok dan penulisannya dimulai dengan garis baru.Perhatikan contoh berikut ini!

 

Paragraf merupakan sebuah kata yang diadopsi dari bahasa Yunani paragraphos, yang berarti "menulis di samping" atau "tertulis di samping". Sedangkan menurut istilah tata bahasa Indonesia, pengertian paragraf yaitu suatu kumpulan kesatuan pikiran yang lebih tinggi serta lebih luas dari pada kalimat.

Paragraf biasa disebut juga dengan istilah alenia. Dan pada umumnya dalam satu paragraf terhimpun beberapa kalimat yang saling menopang dan mengangkat satu pikiran pokok. Untuk mendapatkankan paragraf yang baik, kita perlu memperhatikan syarat-syarat paragraf yang baik dan benar. Untuk lebih detailnya baca "Ciri dan Syarat Syarat Paragraf Bahasa Indonesia Yang Baik dan Efektif".

 

Jenis-jenis Paragraf Bahasa Indonesia

Dalam bahasa Indonesia dikenal beberapa jenis paragraf antara lain paragraf argumentasi, eksposisi, deskrifsi, narasi, dan persuasi. Atau ada yang menyebutnya dengan istilah argumentatif, eksposisi, deskriptif, naratif, dan persuasif. Untuk lebih jelasnya silahkan baca pengertian paragraf-paragraf tersebut di bawah ini :

Mengetikkan Jenis Paragraf

Mengetikkan Paragraf Deskriptif

Coba saudara perhatikan contoh paragraf di bawah ini, apakah paragraf terebut menggambarkan sesuatu dengan jelas dan terperinci?. Paragraf deskrispi bertujuan melukiskan atau memberikan gambaran terhadap sesuatu dengan sejelas-jelasnya sehingga pembaca seolah-olah dapat melihat, mendengar, membaca, atau merasakan hal yang dijelaskan.

Contoh Paragraf Deskripsi :

Pantai Nusa Penida memiliki tata keindahan alam yang menarik, khususnya bagi wisatawan yang mendambakan suasana nyaman, tenang, jauh dari kebisingan kota. Pohon-pohonnya rindang. Bentangan lautnya luas. Bagi penyelam , Pantai Nusa Penida juga menawarkan keindahan ikan laut yang sedang berenang. Pemda Bali harus menata dan mengelola Pantai Nusa Penida sebagai tujuan wisata alternatif

 

Mengetikkan Paragraf Argumentatif

Coba saudara perhatikan contoh paragraf di bawah ini, apakah paragraf tersebut membuktikan kebenaran dan contoh tentang sesuatu. Untuk memperkuat ide atau pendapatnya penulis wacana argumetasi menyertakan data-data pendukung?. Tujuannya, pembaca menjadi yakin atas kebenaran yang disampaikan penulis.

Contoh Paragraf Argumentatif :

Musim kemarau pada tahun ini adalah kemarau terparah dalam kurun 10 tahun terakhir. Hujan tidak turun selama 6 bulan mengakibatkan tanah dan sumber air menjadi kering. Menurut BMKG, tahun ini hujan diprediksi akan turun pada bulan depan.

Jika hal itu terjadi, maka bisa dipastikan bahwa kemarau tahun ini bukanlah kemarau yang biasa, dikarenakan terjadi selama 7 bulan. Sedangkan menurut data yang disampaikan oleh BMKG tahun lalu, kemarau hanya terjadi selama 5 bulan

 

Mengetikkan Paragraf  Naratif

Coba saudara perhatikan contoh paragraf di bawah ini, apakah paragraf yang menceritakan suatu peristiwa atau kejadian yang didalamya terdapat alur cerita, setting, tokoh dan konflik tetapi tidak memiliki kalimat utama?.

 

Contoh Paragraf Narasi :

Kunyalakan Komputer di atas mejaku, dan mulailah aku bekerja hingga istirahat pukul 12.00. Lima jam bekerja membuat pinggangku selalu terasa pegal. Satu jam istirahat aku gunakan untuk makan, salat, dan berbaring sejenak. Pukul empat, aku menyelesaikan pekerjaanku untuk memburu bus yang akan membawaku pulang..

 

Mengetikkan Paragraf Persuasif

Coba saudara perhatikan contoh paragraf di bawah ini, Apakah Paragraf Persuasi adalah paragraf yang mengungkapkan ide, gagasan, atau pendapat penulis dengan disertai bukti dan fakta (benar-benar terjadi) ?.

Contoh Paragraf Presuasi :

Dalam diri setiap bangsa Indonesia harus tertanam nilai cinta terhadap sesama manusia sebagai cerminan rasa kemanusiaan dan keadilan. Nilai-nilai tersebut di antaranya adalah mengakui dan memperlakukan manusia sesuai dengan harkat dan martabatnya, mengembangkan sikap tenggang rasa dan nilai-nilai kemanusiaan. Sebagai sesama anggota masyarakat, kita harus mengembangkan sikap tolong-menolong dan saling mencintai. Dengan demikian, kehidupan bermasyarakat dipenuhi oleh suasana kemanusian dan saling mencintai.

 Tabel  6 Jenis Paragraf

Jenis Paragraf

Contoh hasil format paragraf

Justify

Mata pelajaran lain yang paling dekat dengan Mata Pelajaran Simdig adalah Produk Kreatif dan Kewirausahaan yang akan dipelajari siswa pada Kelas XI. Diharapkan siswa sudah mampu mengidentifikasi masalah untuk dicarikan solusinya, mengomunikasikan gagasan solusi tersebut kepada pihak lain untuk dikolaborasikan atau dilaksanakan sendiri, sampai pada titik mengusahakan gagasan tersebut sebagai usaha yang menghasilkan uang.

Align Left

Mata pelajaran lain yang paling dekat dengan Mata Pelajaran Simdig adalah Produk Kreatif dan Kewirausahaan yang akan dipelajari siswa pada Kelas XI. Diharapkan siswa sudah mampu mengidentifikasi masalah untuk dicarikan solusinya, mengomunikasikan gagasan solusi tersebut kepada pihak lain untuk dikolaborasikan atau dilaksanakan sendiri, sampai pada titik mengusahakan gagasan tersebut sebagai usaha yang menghasilkan uang.

Center

Mata pelajaran lain yang paling dekat dengan Mata Pelajaran Simdig adalah Produk Kreatif dan Kewirausahaan yang akan dipelajari siswa pada Kelas XI. Diharapkan siswa sudah mampu mengidentifikasi masalah untuk dicarikan solusinya, mengomunikasikan gagasan solusi tersebut kepada pihak lain untuk dikolaborasikan atau dilaksanakan sendiri, sampai pada titik mengusahakan gagasan tersebut sebagai usaha yang menghasilkan uang.

Align Right

Mata pelajaran lain yang paling dekat dengan Mata Pelajaran Simdig adalah Produk Kreatif dan Kewirausahaan yang akan dipelajari siswa pada Kelas XI. Diharapkan siswa sudah mampu mengidentifikasi masalah untuk dicarikan solusinya, mengomunikasikan gagasan solusi tersebut kepada pihak lain untuk dikolaborasikan atau dilaksanakan sendiri, sampai pada titik mengusahakan gagasan tersebut sebagai usaha yang menghasilkan uang.

 

Untuk memformat paragraf seperti di atas, gunakan langkah sebagai berikut.

a. Pilih paragraf yang akan diubah format paragrafnya.

b. Klik salah satu jenis paragraf yang diinginkan, yaitu :

a)         Justify, digunakan untuk memformat paragraf rata kanan dan rata kiri. Melalui klik ikon , atau menggunakan shotcut CTRL + J.

b)         Align Left, digunakan untuk memformat paragraf rata kiri. Melalui klik ikon , atau menggunakan shortcut CTRL + L.

c)         Center, digunakan untuk memformat paragraf rata tengah. Melalui klik ikon , atau menggunakan shorcut CTRL + E.

d)        Align Right, digunakan untuk memformat paragraf rata kanan. Melalui klik ikon , atau menggunakan shortcut CTRL + R.

 

Ketika sudah memformat jenis paragraf, pertimbangkan spasi garis dan spasi paragraf (Line and Paragraph Spacing). Spasi garis adalah ruang antar garis dalam satu paragraf.

Untuk membuat spasi 1.0, atau spasi 1.15, atau spasi 1.5, dapat dilakukan dengan langkah sebagai berikut :

a)         Letakkan kursor di teks yang akan diberi spasi.

b)         Klik Line and Paragraf Spacing sehingga muncul tampilan berikut.

c)         Pilihlah spasi baris yang dinginkan, terdapat pilihan dari 1.0 sampai dengan 3.0. Untuk menyesuaikan spasi menjadi Single, atau Double, atau At least, atau Exactly, atau Multiple. Caranya yaitu dengan klik Line Spacing Option, sehingga tampil kotak dialog sebagai berikut.

d)        Klik tombol OK

 

4. Indentasi

Indentasi adalah tampilan awal paragraf yang menjorok ke dalam. Melakukan indentasi dapat dilakukan dengan cara menekan tombol “Tab”. Secara  otomatis setiap kali menekan tombol “Tab” kursor akan menjorok ke dalam sebanyak ½ inci atau 1,27 cm.

Cara lain untuk mengatur indentasi adalah dengan memanfaatkan fitur Ruler yang akan muncul ketika memilih tab View kemudian beri tanda centang pada Ruler.

 

Ada 4 penanda indentasi yang dapat diatur, yaitu:

a)      First Line Indent marker, berfungsi untuk mengatur awal baris dalam setiap paragraf agar menjorok ke dalam.

b)      Hanging Indent marker, berfungsi untuk mengatur awal baris pada semua baris setelah baris pertama dalam paragraf.

c)      Left Indent marker, berfungsi untuk mengatur letak awal baris seluruh paragraf termasuk awal baris pertama.

d)     Right Indent marker, berfungsi untuk mengatur jarak pada batas kanan paragraf

 

 

Gambar-7. Penanda Indentasi

 

5. Tabel

Tabel (table) adalah daftar berisi ikhtisar sejumlah (besar) data informasi, biasanya berupa kata-kata dan bilangan yang tersusun secara bersistem, urut ke bawah dalam lajur dan deret tertentu dengan garis pembatas sehingga dapat dengan mudah disimak.

Untuk membuat dan menyisipkan tabel dalam aplikasi pengolah kata dilakukan dengan langkah sebagai berikut.

a. Pilih tab INSERT.

b. Pilih Table.

c. Tentukan jumlah baris (row) dan kolom (column).

 

Gambar-8. Insert Tabel

 

 

Gambar-9. Kolom dan Sel Tabel


6. Header dan Footer

Header terletak di bagian atas setiap dokumen, sedangkan Footer di bagian bawah setiap dokumen. Header dan Footer biasanya digunakan untuk memberikan keterangan tambahan, misalnya: nama penulis, tanggal, nomor halaman, atau keterangan lainnya. Footer juga digunakan untuk menuliskan catatan kaki (footnotes).

Menyisipkan Header atau Footer dilakukan dengan cara sebagai berikut.

a. Pilih tab INSERT

b. Klik Header atau Footer yang akan disisipkan

c. Pilih model header atau footer dari drop-down menu. Misalnya digunakan model “Banded” pada header.

 

 

7. Print

Fitur print merupakan fitur yang digunakan untuk mencetak dokumen. Namun sebelum melakukannya, Periksa dokumen terlebih dahulu melalui fitur print preview sebelum mencetak.

Mencetak dokumen dapat dilakukan dengan cara sebagai berikut.

a.         Pilih tab FILE kemudian klik Print, atau dapat menggunakan tombol pintas CTRL + P.

b.        Tentukan Printer yang akan digunakan untuk mencetak dokumen (1). Selanjutnya tentukan jumlah naskah yang akan dicetak (2).

c.         Pengaturan lanjutan atau Settings (3) dapat dilakukan sebagai berikut.

·           Print All Pages, untuk mencetak semua dokumen. Jika di klik akan tampil pilihan mencetak halaman yang diinginkan (Print Selection), mencetak hanya halaman yang tampil (Print Current Page), dan Custom Print untuk mencetak halaman tertentu atau halaman dengan jarak tertentu.

·           Print One Sided, untuk mencetak satu sisi halaman. Jika di klik akan terdapat pilihan untuk mencetak dengan dua sisi halaman (Print on Both Side).

·           Collated, untuk mencetak secara berurutan dengan format 1,2,3. Jika diklik akan muncul mencetak secara tidak berurutan dengan format 1,1,1.

·           Portrait Orientation, orientasi vertikal. Jika ingin mencetak secara horisontal klik dan pilih Landscapae Orientation.

·           Letter, jenis kertas yang digunakan. Jika di klik terdapat banyak jenis kertas.

·           Normal Margins, ukuran margin.

·           1 Page per Sheet, mencetak dengan posisi satu halaman per lembar. Jika di klik akan ada pilihan untuk mencetak lebih dari satu halaman per lembar, misalnya 2, 4, 6, 8, 16 halaman per lembar.

d.        Klik ikon Print (4)

 

(Sumber : Program PKB melalui PKP berbasis Zonasi, KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN, Lembaga Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependididikan, Bidang Kelautan Perikanan Teknologi Informasi dan Komunikasi)

 

Selamat Belajar … Selamat Mengerjakan

Selalu awali dan akhiri segala sesuatu itu dengan do’a


Silakan klik linki berikut ini untuk mengakses soal

Soal PID-Olah Kata


Silakan klik link berikut ini untuk mengakses Presensi Kehadiran

Presensi-Absen PID-Olah Kata

0 komentar:

Posting Komentar